Perkembangan dalam Berkarier
Pengertian Karier
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Karier adalah perkembangan dan kemajuan di kehidupan,
pekerjaan, dan jabatan (Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], 2000).
Menurut Amaryllia Puspasari. Karier
adalah suatu proses pembentukan perjalanan seumur hidup yang berasal dari
proses pengelolaan keahlian, ilmu pengetahuan maupun pengalaman (Puspasari,
2011).
Maka dapat disimpulkan bahwa karier adalah
suatu prestasi yang dicapai. Karier juga adalah suatu pengalaman atau rangkaian
perilaku yang dilihat dari kinerja pekerjaan yang berkelanjutan dan mendapat
apresiasi dari orang lain.
Perbedaan Karier dengan Pekerjaan
Perbedaan Karier Menurut Amaryllia Puspasari. Pekerjaan memiliki definisi sebagai
suatu hal yang dilaksanakan oleh seorang individu sebagai bagian dari
mendapatkan penghasilan. Mekanisme dari pekerjaan itu sendiri adalah suatu
proses pekerjaan dimana pekerjaan tersebut digunakan untuk memberikan
kompensasi. Karier adalah suatu proses pengelolaan keahlian, ilmu pengetahuan
maupun pengalaman.
Didalamnya juga melibatkan banyak material
dan nilai yang dimiliki oleh individu itu sendiri dalam hidupnya, seperti
keluarga, sahabat, teman, pendidikan, pekerjaan maupun hubungan yang dimiliki
dalam kehidupan individu yang dimaksud itu sendiri. Cara membedakan kedua hal
tersebut secara nyata adalah karier biasanya dapat terbentuk dari pekerjaan
yang dimiliki dan dilengkapi dengan komitmen dan integritas dalam menekuni
pekerjaan yang dilakukannya. Seorang yang bekerja disebabkan untuk mencari uang
saja, tentu akan terlihat sebagai orang yang sangat komersial.
Faktor Penghambat dalam Berkarir
Ada beberapa
faktor yang menghambat dalam berkarier karena tidak bisa megatur prioritas,
suka menunda pekerjaan, selalu menghindari resiko, terlalu takut gagal, dan
malas membangun jaringan (“Lima faktor penghambat suksesnya karir,” 2013).
Setiap orang cenderung menghindari
kegagalan. Maka atasi kegagalan tersebut dengan mengubah pola pikir dengan
meghilangkan rasa takut, bersikap cuek, ekspetasi terlalu tinggi, jangan mudah menyerah,
jangan mudah pesimis (“Kalahkan lima sikap penyebab kegagalan,” 2012).
Faktor Keberhasilan dalam Berkarier
Pekerjaan merupakan salah satu tolak ukur dari
seberapa sukses karier yang dijalani saat ini. Tidak semua pekerjaan berjalan
dengan mulus. Segala hal tentu memiliki tingkat permasalahan yang berbeda.
Itulah yang akan menentukan karier seseorang kedepannya. Dan untuk membantu
menunjang dalam berkarier, ada beberapa hal yang harus di prioritaskan seperti
berpenampilan yang baik, bersosialisasi dengan baik, mempunyai pengalaman,
disiplin, percaya diri, tidak terpaku pada satu hal, dan rendah diri. Itulah
kunci untuk mencapai suatu keberhasilan yang diinginkan (“Tujuh faktor
penunjang kesuksesan dalam karir,” 2014).
Pemahaman Jalur Karier
Beberapa jalur karier yang akan dimiliki
oleh seseorang. Secara umum tersedia 3 jalur karier yang dapat muncul dari tiap
individu, yaitu: (a) Jalur karier akadamik, jalur karier ini merupakan jalur
karier yang terbentuk dari latar belakang pendidikan seseorang, di mana
individu diharapkan untuk menempuh jalan seleksi yang ada di bidang akademis
sesuatu dengan ditetapkan dalam standar kurikulum; (b) Jalur keahlian, jalur karier
ini terbentuk sebagai akibat keterampilan seseorang dalam bekerja, pada
beberapa bidang terbentuk sebagai bentuk sistem akademis yang didominasi oleh
pelatihan atau pengalaman kerja; (c) Jalur kreativitas, jalur karier yang
terbentuk sebagai akibat dari kemampuan individu tersebut sebagai bentuk
kreativitas atau seni; (d) Jalur entrepreneurship, jalur karier yang unik di
mana individu dituntut untuk dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan
pengelolaan investasi. Karier dalam pemahaman praktis adalah proses yang harus
melalui perencanaan dan melalui seleksi yang cukup panjang (Puspasari, 2011).
Bagaimana seseorang individu memilih
kariernya adalah hal yang menarik untuk ditelaah. Dalam beberapa individu
cenderung untuk tidak dapat mendapatkan pilihan dalam mengembangkan kariernya.
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang berpaling dari karier yang seharusnya
disesuaikan dengan latar belakang pendidikan yang dijalanni oleh anak tersebut
dalam bekerja, (a) bagaimana suatu karier dihargai, (b) paksaan dan pengaruh
faktor eksternal, (c) tuntutan peranan dalam masyarakat, dan (d) new age career
(Puspasari, 2011).
Solusi
(“Solusi berkarier di tempat paling sesuai
minat,” 2014). Banyak orang berkarier didasarkan pada keahlian saja. Sedangkan
berkarier juga perlu mempertimbangkan minat dan kepribadian. Salah memilih karier
hanya karena tidak mempertimbangkan kenyamanan
dan passion dapat mengakibatkan frustasi dan merahnya rapor prestasi kerja.
Berikut hal-hal penting dalam menentukan karier yang sesuai minat dan
kepribadian. (a) tidak ada salahnya untuk kembali mengenali diri sendiri dan
memelajari kepribadian anda sebelum menggunakannya sebagai dasar pemilihan
karir, (b) jangan korbankan minat anda demi kepribadian, (c) seimbangkan
kepribadian dengan keahlian, (d) konsultasikan panduan karier pada ahli
psikologi karier.
Kesimpulan
Setiap individu dapat berkembang secara
unik untuk mencapai karier yang diharapkan akan dicapainya. Dari pengalaman
yang terlihat, adalah sangat perlu bagi orang tua untuk mengelola karier anak
sejak dini. Kebanyakan orang salah mengira bahwa karier adalah sama dengan
pekerjaan, yang mana sebenarnya itu tidaklah tepat. Karier lebih mengikat
kepada tujuan hidup dari individu ketika ia dewasa. Untuk mempersiapkan karier
dari awal adalah proses yang tepat agar anak menjadi lebih terfokuskan dalam
proses pengembangan kariernya.
DAFTAR PUSTAKA
Kalahkan lima sikap penyebab
kegagalan. (2012). Diunduh dari http://female.kompas.com/read/2012/05/12/1007496/Kalahkan.5.Sikap.Penyebab.Kegagalan.
Lima faktor penghambat suksesnya
karir. (2013). Diunduh dari http://www.lihat.co.id/2013/05/5-faktor-penghambat-suksesnya-karir.html.
Puspasari, A. (2011). Manajemen strategi karier anak: Panduan
menjadi konsultan karier anak.
Jakarta: Elex Media Komputindo.
Setiawan, E. (2012/2014). Kamus besar
bahasa Indonesia. Diunduh dari http://kbbi.web.id/karier.
Solusi berkarir di tempat paling
sesuai minat. (2014). Diunduh dari http://pewartaekbis.com/berkarir-di-tempat-sesuai-minat/2436/#.
Tujuh faktor
penunjang kesuksesan dalam berkarir. (2014). Diunduh dari http://gemintang.com/kisah-sukses-motivasi-inspirasi/7-faktor-penunjang-kesuksesan-dalam-karir/.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar